Ketahui Manfaat Goji Berry untuk Kesehatan Tubuh

Goji berry merupakan buah berwarna jingga berasal dari Tiongkok dan telah digunakan sebagai pengobatan tradisional selama lebih dari 2000 tahun. Buah ini mengandung berbagai vitamin dan mineral penting yang bermanfaat untuk kesehatan tubuh. Lalu, apa saja manfaat goji berry? Berikut ulasan lengkapnya.

Kandungan Goji Berry

Buah goji berry dianggap tidak dapat meningkatkan kadar gula darah secara drastis karena buah ini mengandung karbohidrat kompleks. Goji berry juga mengandung berbagai nutrisi lain yang bermanfaat untuk kesehatan tubuh, diantaranya adalah vitamin A, vitamin B1, vitamin B2, vitamin C zat besi, kalium, seng, tembaga dan selenium.

Selain itu, goji berry mengandung antioksidan yang disebut dengan Lycium barbarum polysaccharides yang melindungi tubuh dari kerusakan sel akibat radikal bebas.

Manfaat Goji Berry

Dengan kandungan berbagai nutrisi, berikut adalah 6 manfaat goji berry untuk kesehatan tubuh:

  • Meningkatkan sistem imun

Goji berry dipercaya dapat meningkatkan limfosit, yaitu sel darah putih yang bertanggung jawab dalam melindungi tubuh dari serangan virus dan bakteri. Oleh karena itu, goji berry mampu meningkatkan kekebalan tubuh sehingga mampu melawan berbagai penyakit.

Sebuah penelitian yang melibatkan 60 orang dewasa dengan kondisi tubuh sehat menunjukkan bahwa dengan mengonsumsi 100 ml jus buah goji berry setiap hari selama 30 hari mampu meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

  • Menurunkan berat badan

Manfaat goji berry yang selanjutnya adalah membantu menurunkan berat badan sehingga buah ini cocok bagi kamu yang sedang melakukan program diet. Hal ini karena goji berry mengandung serat yang dapat membuatmu merasa kenyang lebih lama sehingga makan lebih sedikit.

Goji berry juga memiliki indeks glikemik rendah sehingga membuat proses pelepasan gula ke aliran darah menjadi lebih lambat setelah mengonsumsi buah ini. Hal inilah yang membuat kamu menjadi lebih mengontrol rasa kenyang dan nafsu makan.

  • Sebagai antipenuaan

Goji berry memiliki kandungan antipenuaan sehingga tidak heran jika buah ini banyak digunakan dalam produk-produk kecantikan. Kandungan antioksidan yang disebut zeaxanthin dalam goji berry mempu mencegah kerusakan sel kolagen dalam kulit akibat radikal bebas sehingga membuat buah dapat membantu proses antipenuaan.

  • Menurunkan risiko kanker

Kandungan antioksidan yang tinggi dlam goji berry juga dapat membantu mencegah pertumbuhan sel kanker. Efek penghambat sel kanker dari buah ini mungkin disebabkan oleh kadar antioksidan yang dapat menurunkan peradangan sitokin dalam darah.

Meskipun begitu, masih diperlukan penelitian lebih lanjut mengenai manfaat goji berry dalam menurunkan risiko kanker.

  • Menjaga kadar gula darah

Goji berry dapat membantu menurunkan kadar gula dalam darah, mengurangi resistensi insulin, memperbaiki sel yang membantu produksi insulin serta meningkatkan toleransi gula karena kandungan antioksidan yang tinggi dalam buah ini. 

  • Meningkatkan kadar testosteron

Sebuah penelitia yang melibatkan tikus menungjukkan bahwa goji berry secara signifikan meningkatkan beberapa hal, yaitu jumlah dan pergerakan sperma, meningkatkan kemampuan seksual serta peningkatan pemulihan kadar testosteron.

Oleh karena itu, buah goji berry dipercaya mampu meningkatkan kesuburan seksual pada manusia. Selain itu, goji berry dipilih sebagai alternatif untuk mengatasi disfungsi ereksi.

Itulah 6 manfaat goji berry untuk kesehatan tubuh. Kamu bisa mendapatkan manfaat buah ini dalam bentuk obat herbal, the herba, jus dan goji berry yang diolah menjadi makanan kering.

5 Rekomendasi Pembalut Nifas Ternyaman

Setelah bersalin, ibu akan mengalami masa pendarahan yang disebut nifas. Ketika nifas, ibu mengeluarkan darah seperti menstruasi namun dalam jumlah yang lebih banyak. Oleh karena itu, ibu membutuhkan pembalut nifas.

Artikel ini akan membahas tentang rekomendasi pembalut nifas ternyaman untuk ibu, yuk simak!

Mengenal Nifas dan Pentingnya Menggunakan Pembalut Nifas yang Nyaman

Masa nifas dimulai ketika ibu mengeluarkan plasenta. Masa nifas ini bisa berlangsung hingga enam minggu setelah melahirkan.

Ketika nifas, ibu akan mengalami adaptasi perubahan dari masa kehamilan dan melahirkan menuju masa-masa sebelum hamil. Ibu akan memulihkan diri karena lelah dan nyeri setelah melahirkan.

Saat nifas pula, ibu akan mengeluarkan darah dari vagina yang disebut dengan lokia. Darah ini berwarna merah gelap. Umumnya, lokia akan keluar lebih banyak dan lebih lama dari darah menstruasi.

Jika menstruasi membutuhkan pembalut, maka nifas juga membutuhkan pembalut. Pembalut yang digunakan khusus untuk nifas ini biasanya berbentuk lebih tebal dan lebar daripada pembalut menstruasi. Kemampuan menyerap darah pada pembalut untuk nifas juga lebih tinggi daripada pembalut menstruasi biasa.

Tentu saja, ibu harus memilih pembalut nifas yang nyaman agar ibu tetap bisa beraktivitas mengasuh si buah hati dengan maksimal. Jika pembalut nifas tidak nyaman, ibu jadi tidak bisa melalui hari dengan si kecil dengan baik.

Ini karena pembalut yang tidak nyaman bisa membuat darah menjadi bocor dan menyebabkan iritasi. Jika menggunakan pembalut tak nyaman, ibu akan repot.

5 Rekomendasi Pembalut Nifas

Kriteria pembalut nifas yang bagus untuk ibu melahirkan adalah nyaman digunakan, tidak menimbulkan iritasi, mampu menyerap darah dengan baik, dan tidak mengandung fragrance.

Berikut ini adalah rekomendasi pembalut nifas yang memenuhi kriteria dan bisa ibu jadikan bahan pertimbangan dalam memilih pembalut pasca melahirkan:

  1. Softex Maternity Pads

Softex Maternity Pads adalah produk pembalut yang ditujukan khusus untuk ibu yang berada dalam masa nifas. Produk ini memiliki panjang 45 cm, sehingga sangat sesuai untuk ibu yang banyak mengeluarkan darah setelah melahirkan.

Softex Maternity Pads juga memberi kenyamanan dengan lapisan pulp tebal yang bisa menyerap cairan dengan baik. Selain itu, pembalut ini tidak menyebabkan iritasi dan memiliki bentuk yang fleksibel sehingga nyaman digunakan sehari-hari.

  1. Natracare Maternity Pads

Natracare Maternity Pads memiliki panjang 42 cm, cocok untuk ibu yang sedang berada dalam masa nifas. Panjang pembalut ini akan membuat ibu lebih aman dan nyaman untuk bergerak dan beraktivitas sehari-hari.

Selain memiliki panjang yang sesuai, pembalut ini juga dibuat dari kapas organik lembut, bebas klorin, bebas fragrance dan pewarna, serta bebas klorin. Sehingga, ibu tidak akan mengalami iritasi.

Belum lagi, pembalut ini bisa terurai dan dibuat kompos. Ibu yang mengutamakan keramahan lingkungan bisa memilih produk ini.

  1. Mothercare Maternity Towels Ultra Slim

Pembalut nifas selanjutnya yang bisa ibu pilih adalah Mothercare Maternity Towels Ultra Slim. Seperti namanya, produk ini didesain slim alias tipis untuk memudahkan ibu dalam bergerak.

Mothercare Maternity Towels Ultra Slim memiliki panjang 27,5 cm. Meski produk ini tipis, daya serapnya sangat baik. Ibu tak perlu takut mengalami bocor.

  1. Dacco Mama Pembalut Bersalin

Dacco Mama Pembalut Bersalin memiliki panjang 44,5 cm. Pembalut ini sangat nyaman untuk digunakan karena terbuat dari silk touch dan dilapisi 100% katun yang membuat kulit bebas iritasi dan nyaman.

Selain enak digunakan, Dacco Mama Pembalut Bersalin juga memiliki daya serap yang tinggi. Hal ini disebabkan Dacco Mama dilengkapi dengan teknologi Super Absorbent Polymer dari Jepang yang mampu menyerap cairan dengan cepat.

  1. Sofie Maternity

Terakhir, ada Sofie Maternity yang memiliki panjang 37 cm. Pembalut ini nyaman dikenakan sehari-hari.

Sofie Maternity bisa menyerap cairan darah nifas dengan baik. Ini karena produk ini memiliki lapisan pulp tebal yang mampu menyerap cairan dengan maksimal. 

Nah, itu dia 5 pembalut nifas yang bisa jadi pertimbangan ibu. Selamat memilih pembalut yang paling nyaman, ya!

Inilah 4 Manfaat Bekam Untuk Wanita

Bekam adalah terapi yang banyak digunakan untuk kesehatan. Bekam memiliki banyak manfaat, baik untuk laki-laki maupun wanita. Salah satu manfaat bekam untuk wanita adalah membantu kesuburan.

Selain manfaat itu, apa manfaat yang lainnya? Anda bisa menemukannya di artikel ini. Yuk, baca dengan seksama!

Apa Itu Bekam?

Sebelum mengenali manfaat bekam untuk wanita, kenali dulu apa itu bekam.

Bekam atau cupping atau hijama adalah terapi pengobatan tradisional yang sudah dilakukan sejak zaman dahulu. Metode ini awalnya digunakan di Cina, Iran, dan Arab Saudi pada ribuan tahun yang lalu.

Bekam memiliki tujuan untuk mengeluarkan darah kotor dari tubuh. Cara yang digunakan yaitu mengisap darah menggunakan cangkir tekanan khusus yang dipasang di kulit. Tekanan dari cangkir tersebut bisa menyedot darah kotor dan mengeluarkannya dari tubuh.

Biasanya, bekam dilakukan di punggung, bahu, dada, perut, kaki, pantat, hingga wajah. Bekam yang paling sering dilakukan adalah bekam punggung, bahu, dan wajah.

Jenis-jenis bekam ada empat, yaitu:

  • Bekam kering (dry cupping): Bekam yang hanya menggunakan teknik pengisapan darah.
  • Bekam basah (wet/bleeding cupping): Bekam yang mengandung unsur pengisapan dan pengobatan yang mengontrol pendarahan.
  • Bekam lari (running cupping): Bekam yang dilakukan dengan menggeser cangkir bekam di seluruh tubuh setelah mengaplikasikan minyak untuk memijat area yang diinginkan.
  • Bekam cepat (flash cupping): Bekam yang dilakukan dengan cepat dan berulang.

Manfaat Bekam untuk Wanita

Bekam membawa banyak manfaat bagi wanita. Berikut ini adalah beberapa manfaat bekam untuk wanita:

  1. Meredakan Gejala Menopause

Sebelum dan ketika mengalami menopause, wanita biasanya akan dihadapkan dengan gejala-gejala seperti mood swing, sakit, wajah memerah, nyeri tulang, nyeri sendi, dan yang lainnya. Selain itu, wanita juga akan mengalami pendarahan menstruasi yang tidak menentu.

Hal tersebut bisa diatasi dengan bekam, baik bekam kering (dry cupping) atau bekam basah (wet cupping).

  1. Membantu Kesuburan

Bekam bisa membantu kesuburan. Ini karena ketika bekam dilakukan, tubuh terdetoksifikasi dan hormon-hormon dalam tubuh menjadi seimbang.

Ketika hormon seimbang, siklus menstruasi juga akan menjadi teratur. Siklus menstruasi yang teratur ini akan meningkatkan kesempatan terjadinya kesuburan.

Selain bermanfaat dalam hormon dan siklus menstruasi, bekam juga bisa meningkatkan imunitas tubuh. Hal ini sangat berpengaruh terhadap kesuburan karena pada beberapa pasangan, imunitas yang buruk bisa menghambat kesuburan. Jika imunitas meningkat, kesuburan pun juga akan meningkat.

  1. Meredakan Nyeri Punggung dan Pusing

Biasanya, bekam dilakukan oleh banyak orang untuk meredakan rasa nyeri di kepala dan punggung. Itulah sebabnya mengapa terapi bekam kebanyakan dilakukan di daerah wajah dan punggung.

Rasa sakit bisa terjadi karena inflamasi. Namun, saat melakukan bekam, inflamasi akan teratasi karena bekam akan meningkatkan sirkulasi darah di area tersebut dan membuat sel imunitas tubuh mempercepat proses pemulihan dan perbaikan di area yang sakit.

  1. Meredakan Stres

Bekam tak hanya bermanfaat untuk kesehatan tubuh, tetapi juga kesehatan mental. Manfaat bekam dalam kesehatan mental yaitu untuk meredakan stres.

Manfaat ini akan terjadi pada gejala-gejala fisik yang disebabkan oleh stres. Misalnya pusing atau mudah lelah. Dengan melakukan bekam, sirkulasi darah akan menjadi lancar sehingga rasa sakit di kepala akan berkurang. Tubuh pun menjadi lebih segar.

Itulah dia 4 manfaat bekam untuk wanita. Kesimpulannya, bekam bisa membantu meredakan gejala menopause, membantu meningkatkan kesuburan, meredakan nyeri punggung dan sakit kepala, serta meredakan stres.

6 Manfaat Kencur Untuk Kesehatan, Sangat Beragam

Kamu mungkin sudah sering menggunakan kencur dalam masakan. Pada seblak, misalnya. Padahal, kencur tidak hanya bermanfaat untuk masakan. Ada juga manfaat kencur untuk kesehatan. Salah satunya adalah untuk meningkatkan nafsu makan.

Manfaat kencur tidak berhenti sampai disitu saja. Ada pula manfaat lain yang bisa kamu temukan selengkapnya di artikel ini.

Mengenal Kencur

Kencur adalah rempah-rempah yang biasa digunakan sebagai bahan masakan di Indonesia. Kencur digunakan untuk membuat seblak, urap sayur, sambal, hingga bumbu pecel.

Kencur memiliki nama latin Kaempferia galanga. Rempah ini memiliki bentuk seperti jahe, tetapi memiliki perbedaan rasa. Kencur memiliki rasa yang cukup kuat dan tajam, bahkan setelah selesai dikonsumsi. 

Tanaman kencur tumbuh setinggi 1 hingga 3 inci. Daunnya memiliki panjang sekitar 6 inci. Tanaman ini juga memiliki bunga yang berwarna putih dan semburat ungu di bagian tengahnya.

Tanaman kencur tidak hanya bisa ditemui di Indonesia. Tanaman ini juga dapat ditemui dengan luas di negara-negara Asia Tenggara seperti Thailand, Kamboja, dan Malaysia serta Cina dan Taiwan. Di negara-negara tersebut, kencur memang sudah sering digunakan dalam kuliner dan pengobatan. Kencur biasanya dipanggang, dikeringkan, direbus, dan ditumbuk dengan rempah lain untuk memperoleh manfaat pengobatannya.

Manfaat Kencur untuk Kesehatan

Kencur banyak dimanfaatkan dalam masakan karena memiliki banyak manfaat. Berikut ini adalah manfaat kencur untuk kesehatan yang perlu kamu tahu.

  1. Meningkatkan Nafsu Makan

Jika kamu sering tidak nafsu makan, kamu bisa mengonsumsi kencur. Rempah yang satu ini mempunyai manfaat untuk meningkatkan nafsu makan.

Kencur biasanya dimanfaatkan sebagai jamu untuk menambah nafsu makan. Biasanya, jamu ini dikonsumsi oleh anak-anak.

  1. Meningkatkan Energi

Kencur memiliki manfaat untuk meningkatkan energi. Oleh orang Jepang dan Tibet, kencur biasa digunakan sebagai bahan minuman yang menenangkan dan menambah energi.

Cara membuat minuman kencur cukup mudah. Kamu hanya perlu merebus kencur yang berukuran 2 sentimeter dengan segelas air. Lalu, minumlah sebelum tidur agar kamu tetap bertenaga.

  1. Menyembuhkan Batuk

Batuk bisa diredakan dengan kencur. Untuk memperoleh manfaat ini, kamu bisa membuat minuman kencur.

Caranya dimulai dengan mengupas dan memarut kencur. Setelah itu, taruh kencur pada kain dan peras hingga cairannya keluar. Tambahkan madu dan air jeruk nipis, maka minuman kencur sudah siap diminum untuk meredakan batuk.

  1. Meningkatkan Imunitas Tubuh

Kencur bisa meningkatkan imunitas tubuh karena mengandung antioksidan. Antioksidan ini mampu menyingkirkan virus dan radikal bebas.

Selain itu, kencur juga bisa menyingkirkan kolesterol jahat yang buruk bagi tubuh. Jika kadar kolesterol jahat ini menurun, kamu akan semakin sehat.

  1. Meredakan Perut Kembung dan Sakit Perut

Ketika perut kembung, kamu bisa mengonsumsi kencur untuk meredakannya. Caranya, rebus kencur yang telah dicuci lalu minum rebusan tersebut ketika kembung.

Selain perut kembung, kencur juga biasa digunakan ketika sakit perut. Ramuan obat herbal dengan kencur ini biasa digunakan di Thailand, Malaysia, dan Indonesia untuk mengobati perut yang terasa sakit.

  1. Mengobati Otot Terkilir

Untuk mengobati otot yang terkilir, kamu bisa mencincang atau menghaluskan kencur kemudian menggabungkannya dengan beras yang telah ditumbuk. Campuran tersebut dapat kamu letakkan di area otot yang terkilir untuk meredakan rasa sakitnya.

Ternyata, ada banyak sekali manfaat kencur untuk kesehatan. Mulai dari meningkatkan nafsu makan, meningkatkan energi, menambah imunitas, hingga mengobati sakit perut dan otot terkilir. Banyak sekali bukan manfaat kencur untuk kesehatan tubuh?

4 Macam Manfaat dan Jenis Diet

Menerapkan gaya hidup diet bukan merupakan pengalaman yang mudah. Tidak dipungkiri bahwa banyak orang yang gagal menjalankan diet hingga tuntas karena tidak kuat dan berbagai alasan lainnya.

Umumnya kegagalan tersebut karena ketidaktahuan jenis diet yang cocok dengan kondisi tubuh. Padahal tiap orang memiliki daya tahan tubuh yang berbeda-beda dan cara diet yang berbeda juga. Nah, agar kamu bisa sukses menjalani diet, kamu wajib tahu beberapa macam-macam diet yang cocok bagi tubuh. Simak penjelasan berikut ini.

Apa itu diet?

Diet adalah aktivitas untuk menerapkan gaya hidup sehat atau menurunkan berat badan dengan mengatur pola makanan. Umumnya diet dilakukan untuk mencapai berat badan ideal, menurunkan kadar lemak, dan menghindarkan dari risiko obesitas. Diet tidak hanya sekedar mengurangi kalori makanan, tetapi juga mengontrol nutrisi-nutrisi yang masuk pada dalam tubuh. 

Macam-macam diet

Tahukah kamu, bahwa tidak semua orang cocok dengan satu jenis diet. Oleh karena itu, kamu wajib tahu macam-macam diet agar bisa disesuaikan dengan kondisi tubuh. Berikut adalah beberapa macam-macam diet:

  1. Diet paleo

Meski diet ini terbilang asing bagi khalayak umum, tidak jarang orang-orang yang menerapkan diet tersebut justru merasa cocok dan berhasil. Diet ini mengharuskan kamu untuk makan protein tanpa lemak, kacang-kacangan, biji-bijian, buah-buahan, sayuran, serta mengurangi makanan yang mengandung gula dan garam.

Penelitian mengungkapkan bahwa diet ini bisa menunjukkan hasil penurunan berat badan yang signifikan dan mengurangi ukuran pinggang. Selain memberikan efek pada penurunan berat badan, diet paleo juga mampu mengurangi risiko penyakit jantung, kolesterol, gula darah, dan tekanan darah.

  1. Diet vegan

Ini merupakan diet yang umum dilakukan banyak orang karena hasilnya yang maksimal. Diet ini membatasi kamu mengkonsumsi segala produk hewani dengan alasan kesehatan, lingkungan, dan etika. 

Cara menerapkan diet vegan adalah tidak mengkonsumsi daging, segala produk hewani, telur, susu, gelatin, madu, dan albumin. Jika kamu tidak bisa menghindari makanan tersebut, sebaiknya pilih alternatif diet lainnya.

  1. Diet rendah karbohidrat

Diet tersebut telah dikenal sejak puluhan tahun yang lalu terutama keefektifitasannya untuk mengurangi berat badan. Tujuan utama menerapkan diet ini adalah menuntut kamu untuk menggunakan lemak sebagai bahan bakar daripada karbohidrat sebagai sumber energi utama.

Sebuah penelitian mencatat bahwa menerapkan diet rendah karbohidrat bisa membantu kamu menurunkan berat badan terutama mengurangi lemak di bagian perut. Selain itu, menerapkan diet ini kamu akan jarang sekali merasakan lapar berlebihan.

  1. Diet Ultra-Low-Fat

Diet ini menuntut kamu untuk mengurangi konsumsi lemak di bawah 10% setiap harinya. Namun, diet ini hanya terlihat hasilnya dalam waktu pendek atau tidak bisa bertahan lama dalam waktu jangka panjang. 

Meski begitu, diet ini terbukti berhasil menurunkan berat badan yang drastis bagi penderita obesitas. Sayangnya diet ini bisa meningkatkan risiko penyakit jantung, tekanan darah tinggi, dan kolesterol. 

Manfaat diet untuk kesehatan

Diet memiliki banyak manfaat bagi tubuh seperti menjaga kesehatan dan menutrisi tubuh. Diet sehat bisa melindungi kamu dari penyakit kronis seperti penyakit jantung, diabetes, dan kanker. Dengan menerapkan diet seperti mengurangi gula, garam, dan gorengan akan membantu membakar lemak jahat yang bisa kapan saja merugikan tubuh. Oleh karena itu, terapkan macam-macam diet sehat agar tubuh kamu tetap terjaga kesehatannya.